Pengen ngasih komentar tapi saya udah lupa tuh, yang pasti acara masuk ke goa ini sebenarnya cukup manarik hanya saja, krikil kecil membuat hati ini masih terluka.
Cinta dalam Goa Gunung Walat -Sukabumi
Gua Gunung Walat yang terletak di kabupaten sukabumi Jawa Barat ini merupakan gua alam yang terletak disebuah perbukitan digunung walat oleh sebab itu banyak pengunjung yang menyebutnya Gua Walat atau Gunung Walat.
Untuk Menuju lokasi kita harus berjalan sekitar 5 km dari Jalan raya sukabumi dengan jalan aspal hotmik yang baik dan separuhnya lagi jalan tanah yang agak licin dan terkadang kita harus melewati pematang penduduk atau persawahan yang tidak begitu luas tapi tetap indah dan memiliki daya tarik tersendiri sebab kalau kami perhatikan persawahan disini mengandalkan pengairan yang unik yaitu dengan batang – batang bambu sebagai tempat jalannya air.
Setelah kurang lebih 2 – 3 jam kami berjalan akhirnya sampai juga di sebuah perkampungan lebih tepatnya dusun yang terdiri dari beberapa rumah saja dengan satu tempat ibadah sebuah mushola kecil berdiri di tengah pedesaan tersebut.
Sebelum melanjutkan menuju Gua Walat kami melapor dahulu pada penduduk dusun tersebut dan kebetulan Gua tersebut memiliki Juru Kunci yang akan memberikan gambaran singkat tentang Gua tersebut termasuk perlengkapan kita yang kami bawa.
Setelah mempersiapkan segala sesuatunya kami dengan personil sebanyak 20 orang dengan membentuk formasi berupa 1 barisan akhirnya masuk kedalam mulut gua satu persatu. Formasi tersebut sengaja kami buat sebab mulut gua hanya mampu di lalui satu orang saja hingga ke dalamnya.
Suasana yang gelap dan dingin dengan kesunyian yang ada membuat hati kami bergetar sebab kami saat ini benar-benar terkurung di dalam bumi dengan kegelapan yang ada hanya lampu senter yang kami bawa. Pemandangan di bawah sana juga sangat menakjubkan dengan stalaknit dan stalaktitnya yang indah.
Apabila kita memasuki lebih jauh Gua ini maka semakin mengasikkan dengan pesona gua yang indah di tambah suasana semakin sunyi hanya air yang berjatuhan membuat suasana benar-benar sunyi dan agak mencekam sebab lampu senter yang di bawa lama kelamaan agak redup maklum saja hampir 2 jam kita berada di dalam gua dengan senter yang full menyala.
Terkadang di dalam gua kami harus melompat dari batu satu kebatu lainnya, atau berendam di air yang dingin dan kami juga harus berhati-hati sebab kepala bisa benjol terbentur batu yang lancip, terkadang jongkok, ataupun tiarap dengan posisi merunduk di tanah badan pun berlumuran lumpur bila kami masuk kedalam kubangan yang ada di dalamnya, tapi jangan kuatir kotor sebab banyak kolam-kolam kecil yang dapat digunakan untuk membersihkan badan kami tapi….dingin airnya cink !!
Baju basah kuyup makin dingin badan kita dengan udara yang lembab sehingga bila kita istirahat sedikit maka badan akan mengigil untung saja logistik berupa makanan kecil tetap kita bawa untuk menambah tenaga dan enggak lupa minuman berenergi yang membuat hangat badan kita tapi Non Alkohol loh….!!
Akhirnya sampai juga di suatu tempat dimana ruangan Gua terlihat agak besar, nah kita foto-foto dech disana, sambil nggak lupa bersukur kepada sang Illahi atas kebesaran rahmatnya kepada kami disini yang berusaha mensyukuri nikmatnya
Data Pengirim : Yanwk14 Date:11/11/2001
URL aslinya di : http://www27.brinkster.com/gappala/lihatjelajah.asp?no=2

salam speleo….
lam kenal…
wah seru juga y berpetualang di endokarst,,, beneran tu masuknya 20 orang??? kegiatannya penelusuran doang ya??? sayang sekali ga ada foto2nya…..
sukseslah….!!!