Lagi nich tentang Diskusi mengenai Gunung Gede, bisa kita simak pendapat dan masukkan dari temen-temen lainnya, mungkin aja usul dan masukan ini bisa menjadi bahan acuan bagi pengelola TNPG.
Sumber : http://www27.brinkster.com/gappala/lihatforum.asp?no=196
Apa Benar saja
Oleh : Tia
Kita banyak mendengar bahwa pencinta alam hanya mementingkan kegiatan internalnya saja, seperti mendaki gunung, menjelajah rimba, mengarungi jeram dll. Kepedulian PA ini kurang terasa manfaatnya di masyarakat contohnya di saat rakyat terkena musibah gunung meletus, banjir, longsor dll. tak tampak satu pun Organisasi Pa yang ambil bagian, nah apakah kita berani menjawab kenyataan tersebut.
Email : Tia Date : Saturday, February 16, 2002
Oleh : Tetra
mungkin sebagian besar memang hanya sebagai simbol… tapi gak semua loh….. sebagai contah waktu banjir di daerah ciledug… Makopala Budi Luhur turun kok walau cuma bantu evakuasi pake perahu karet… dah gitu banyak juga kok PA yang ikut bantu konservasi Gn. Gede-Pangrango… tapi harus diakui masih banyak banget yang buat perkumpulan tapi gak ditunjang sumber daya yang baik dalam artian peduli sama lingkungan, contoh kecil ajah masih banyak coretan nama-nama kelompok yang dengan bangga di tulis di rambu atau shelter Gn.Gede jalur cibodas….yah mudah mudahan makin banyak anggota perkumpulan yang mau ningkatin kualitasnya dan sadar akan kapasitasnya sebagai seorang Pecinta Alam…
Email : Tetra Date : Tuesday, February 19, 2002
PA = Penikmat Alam
Oleh : Krembuth
Gue juga pernah mikir, apa bener kita yang ngakunya pecinta alam bener2 mencintai alam? gue sendiri ngerasa selama ini kok gue cuma jadi penikmat alam…kesana kemari cuman mo ngliat yang indah2,yang asyik2 & yang hijau2 doang.. padahal justru lingkungan tempat tinggal adalah alam yang terdekat dengan kita… sampah2, got2, polusi & segala ketidaknyamanan…kadang sesuatu yang tidak indah memang bikin emoh untuk menjamah…tapi kalo dipikir jika saja segala ketidakindahan itu bisa dibikin indah,kita nggak perlu lagi repot2 & jauh2 kalo mo nyari yang indah2,bisa irit ongkos piknik kan?
Email : Krembuth Date : Thursday, April 04, 2002
RE : PA=Penikmat alam
Oleh : Devato
Iya juga yach PA = Penikmat alam, kadang2 gua juga ngerasa gue hanya menikmati tanpa peduli sama lingkungan yang baru aja gua jamah, padahal tanpa ada gue alam yang indah itu pasti akan selalu hijau, mata air yang bersih selalu bening…. ???
Email : Devato Date : Sunday, April 14, 2002
Oleh : edut
saya tegaskan berani kenapa,bentuk lagi oerganisasi sosial yang di bacup anak PA dan anak PA punya hati nurani untuk menolong sesama mbak TIA,mendaki gunung, menjelajah rimba,dan arung jeram adalah hoby kami dan itulah kami …….
Email : edut Date : Saturday, April 20, 2002
Apa Benar Pencinta alam Hanya sebagai Simbol saja
Oleh : heru gunawan IAA
Gue sangat setuju apa yg dibilang ama Devato dan Krembuth, Karena Pecinta ALam gak harus daki gunung dan Pendaki Gunung belum tentu mencintai alam ….. mo bukti liat aja Gunung Sejuta Sampah (Gn. Gede – Pangrango)banyak kelompok yang ngaku PA (Pecinta Alam)mereka dng bangga menggores pisaunya pada sang pohon tak berdaya. Emang baiknya nama PA tuch diganti kepanjangannya menjadi Perusak Alam …. Marilah Sahabat Alam semua kita mulai dari sekarang untuk tidak lagi membuang/meninggalkan sampah dilokasi pendakian gunung manapun
Email : heru gunawan IAA Date : Tuesday, May 21, 2002
Oleh : gendronk
Perusak Alam = REMPAKEM ALias Remaja Pencinta Kemping
Email : gendronk Date : Tuesday, June 18, 2002
Oleh : bleem
antara PA ( penikmat alam ) dan PA ( pecinta alam ) seharusnya adalah indentik, hanya saja seorang pecinta alam lebih tegas dan nyata dalam kegiatannya. Dulu saya sering menyatakan diri sebagai Pecinta Alam bersama team kami mengadakan interaksi langsung dengan alam melalui kegiatan. itu dulu ketika kami masih mempunyai cukup waktu dan sekarang ketika kami bergelut dengan profesi makin sedikit waktu yg tersedia. maka jadilah kami penikmat alam, meluangkan sedikit waktu yg kami punya untuk berbaur dengan alam bebas.
Email : bleem Date : Wednesday, July 31, 2002
Oleh : HERMAN
PECINTA ALAM BAYAK YANG HAYA SENENG MENDAKI SAJA TAPI KEPEDULIAN KEMASARAKAT NYA KURANG TAPI SAYA MENGIKUTI KEGIATAN PECINTA ALAM TIDAK BEGITU SAYA PERNAH MELAKSANAKAN SAR BANJIR SAR ORANG TENGGELAM DAN SAR HELI YANG DI BURANGRANG DAN SAYA PERNAH MELAKSANAKAN LOMBA DAYUNG PERAHU TRADIDIONAL YANG DIIKUTI OLEH PARA MASYARAKAT DAN ANGGOTA PA YANG DARI BANDUNG DANBEKASI HERMAN PURNAPALA KARAWANG P.99.0019 PD.
Email : HERMAN Date : Wednesday, August 07, 2002
Oleh : JonnyStrespala
Awalnya cinta kita harus suka,kalo udah cinta pasti kita sayang sama yg kita cintai, kalo sayang gw rasa semua orang udah tau bagaimana cara mengungkapkannya.nah kalo udah ngaku cinta kita kita harus mampu menyayanginya,buat yg baru suka sekarang giliran yg cinta nunjukin rasa cinta nya(pusing kan!)makanya jangan mudah bilang cinta yah,tapi tunjukan dgn sikap dan tindakan oke..kawan !
Email : JonnyStrespala Date : Tuesday, August 13, 2002
Oleh : Budi Mulyana
Makna pecinta alam saat ini sudah jauh melenceng dari makna sebenarnya. Mereka yang menamakan klub pecinta alam justru tidak mengerti apa makna pecinta alam itu yang sebenarnya. Sekarang klub pecinta alam tumbuh bagaikan jamur diwaktu hujan. Namun sayangnya pecinta alam sekarang ini lebih mengutamakan pada petualangan dan penaklukan alam. Bukan untuk melestarikan alam. Sehingga disadari atau pun tidak kita ikut ambil bagian dari kerusakan alam ini. Harusnya klub pecinta alam menjadi ujung tombak dalam menjaga kelestarian alam ini bukan sebaliknya. Banyak sudah orang-orang yang mampu menggapai atap-atap dunia, tapi hanya segelintir aja yang benar-benar peduli dengan alam ini. Mudah-mudahan kita bisa termasuk dari sedikit orang yg mau peduli dengan alam ini. Lebih baik jika klub-klub pecinta alam lebih menfokuskan pendidikan ahlak anggotanya dalam bersikap terhadap alam.
Email : Budi Mulyana Date : Saturday, August 31, 2002
Oleh : T1l3
Boleh ikut komentar? Menurut saya, tergantung maksud dan tujuan organisasi PA Tersebut! Kemudian Motivasi dari Organisasi serta anggotanya tersebut. Jika Memang motivasinya hanya untuk menikmati alam;wajar apa bila terjadi bencana organisasi ini tdk memberikan kontribusi sedikitpun. Tetapi Apabila Motivasi ornasisasi untuk melindungi alam;kurang ajar dan konyol jika ornasisasi ini cuek jika terjadi bencana alam. Kalo boleh sedikit jujur Organisasi saya pernah membantu Tim Pemadam Kebakaran Hutan Di TNGP Kertika terjadi bencana Kebakaran hutan Tahun 1997.
Email : T1l3 Date : Thursday, November 07, 2002
Oleh : chany
gw rasa menurut gw suatu organinsasi pecinta alam itu terkait dengan alam yaitu mencintai dan melindungi jadi bukan hanya melindungi dalam segala aspek kehidupan saja tapi meliputi semua yang berkaitan dengan alam beserta isinya. klo kita melihat suatu organisasi PA yg banyak kita temui,kebanyakan yang bukan organisasi yg terdaftar dalam suatu perkumpulan PA se indonesia tapi banyak PA yang tidak di tau identitasnya,maka dari itu banyak orang yag mengatakan bahwa PA hanya sebagai simbol saja,karena dalam suatui musibah PA itu sendiri tidak dapat melakukan apa2, hal ini yg timbul dari masyarakat bahwa sebagian besar PA yg ada, hanya saebagai simbol saja.
Email : chany Date : Monday, November 11, 2002
Oleh : Budi Mulyana
Yang namanya Pecinta Alam (PA) harus sesuai dengan nama dan maknanya, jangan justru dijadikan kedok untuk melakukan hal yang bertentangan. Masalahnya kebanyakan PA hanya mementingkan pendakian, expedisi dan penaklukan alam. Itulah salahnya.
Email : Budi Mulyana Date : Tuesday, November 19, 2002
Oleh : Teea
Kebanyakan,sih,iya…walau gak berarti semuanya begitu.Belajar dr pengalaman,aku pernah punya sohib yg ngaku anak PA,tp kelakuannya amit2 (udah nggak kuanggap sbg manusia lagi),tp org dekatku skrg ini juga anak PA,dan dia nggak asal ngaku2.Pokoknya suer,…aku bangga banget ma dia.Nah…berarti fifty-fifty,kan?!Tergantung pribadinya juga,sih!Saranku,liatlah apa yg dia perbuat,bukannya yg dia omongkan.
Email : Teea Date : Saturday, December 07, 2002
Oleh : john_WNB
Tergantung dari individu/kelompok PA tersebut,di bilang bagus nggak semuanya bagus dan kalau di bilang buruk nggak semuanya buruk!!!kita jangan ngomong asal-asalan kalau PA itu perusak alam…siapa tau yg begitu ternyata cuma PA asal-asalan doang.Mungkin hanya sebagian kecil dari orang yang merusak alam itu,jadi jangan jadikan yang sebagian keci tersebut menjadi lebih besar.”lindungilah alam dan kembalikan citra pecinta alam”
Email : john_WNB Date : Sunday, December 22, 2002
Oleh : Budi Mulyana
Betul sekali, tidak semuanya PA itu perusak alam. Masih banyak orang-orang yang perduli dengan alam ini. Namun sayangnya karena yang lebih aktif adalah mereka darah-darah muda, yang sedang semangat-semangatnya mendaki yang terkadang menyimpang dari kode etik pecinta alam. Kalau saja mereka yang peduli dengan alam lebih aktif dan terus berusaha berperan memberikan pengarahan-pengarahan kepada generasi muda, saya yakin kita bisa meminimalkan kerusakan alam ini.
Email : Budi Mulyana Date : Sunday, December 22, 2002
Oleh : Beno
Benar…Pecinta alam hanya sebagai simbol saja bagi sebagian orang yang tidak mengerti akan pentingnya Alam ini. Salah……Pecinta Alam Hanya sebagai Simbol saja bagi mereka yang sudah pernah merasakan betapa pentingnya Keseimbangan Alam Ini. Jadi buat teman-teman yang sudah mengerti akan pentingnya alam ini Lestarikanlah terus… walaupun, itu hanya sebatas kebun singkong yang berada diperkarangan rumah kita, nggak usah kita jauh2 buang-buangin sampah yang ada di TNGP lebih baik buanglah sampah yang ada dilingkungan tempat tinggal kita, Konservasi Alam mulailah dari lingkungan terdekat, karena itulah yang lebih baik…..
Email : Beno Date : Saturday, January 04, 2003
Oleh : hijjau
Betul sekali apa kata rekan kita Beno, pertama kita harus mulai dari diri kita, lalu di lingkungan kita berada, dan selanjutnya akan terus berkembang. Opsih hanya salah satu alternatif saja, dan itu tidak menjamin bahwa gunung akan bersih. Yang lebih efektif mungkin bila kita sama-sama untuk berjanji pada diri sendiri untuk berusaha agar tidak membuang sampah sembarangan (contohnya sisa-sisa rokok, bungkus permen dll). Andai saja dari hal-hal yang kecil itu kita bisa memulainya, insya Allah dengan sendirinya gunung-pun akan bisa lebih terjaga kelestariannya. “Global thinking Local action “
Email : hijjau Date : Sunday, January 12, 2003
Oleh : fenty
menurut ku itu tergantung dari setiap individu mau dibawa kemana ke hal yang baik atau yang jelek.tapi ga semua kan?!!!
Email : fenty Date : Thursday, February 27, 2003
Oleh : hijjau
Iya betul sekali, semuanya kita kembalikan kepada niat-nya. Namun terkadang perlu adanya dorongan dan motivasi dari teman, sahabat ataupun orang lain. Mungkin contoh yang terbaik adalah perbuatan kita sehari-hari dalam menjaga kebersihan lingkungan / alam.
Email : hijjau Date : Saturday, May 31, 2003
Oleh : iden wildensyah
benar !!!!!! aku termasuk orang yang menyayangkan masalah ini terjadi pada Perhimpunan yang menamakan Pencinta alam namun memang kultur juga yang membentuk hal semacam ini, aku sayangkan ketika kebijakan pemerintah yang tidak ramah lingkungan yang hanya Antroposentris dengan mengejar keuntungan sesaat tanpa memperhatikan masa yang akan datang. kenapa ini tidak dikritisi oleh para “pencinta alam” ? SEBUAH PERTANYAAN BESAR.seandainya PA hanya simbol tanpa ideologi yang jelas maka tunggulah kehancuran alam yang sering menempel dala nama pencinta. Tabik !!IdenWildensyah
Email : iden wildensyah Date : Thursday, July 03, 2003
Oleh : Budi Mulyana
Sungguh sayang…. apa yang dikatakan rekan kita Iden betul sekali. Kita tak mungkin bisa melakukan sebuah pengawasan terhadap perusakan lingkungan / ala tanpa ada-nya satu kata dari mereka yang peduli dengan alam ini. Bila kita bersatu dan menyatukan visi, insya Allah kita bisa memberikan sumbangsih yang nyata untuk pelestarian alam ini. Apalagi yang harus kita tunggu? jangan sampai Ibu Pertiwi kehabisan air mata-nya.
Email : Budi Mulyana Date : Monday, July 07, 2003
Oleh : iden wildensyah
kita harus bergerak itu jawabannya mas budi. karena gerakan lingkungan hidup gak pernah muncul sedahsyat gerakan korupsi atau kebijakan lainnya ingat, untuk lingkungan hidup saat ini tidak ada tawar menawar saya belajar dari sejarah bagaimana seorang gerlord nelson mampu memasuki isu lingkungan hanya dengan gerakan masa, permasalahannya masa itu belum tahu dan tidak berani mendobrak setiap kebijakan pemerintah yang sudah jelas2 merusak masa depan kehidupan ini… mas budi saya yakin dengan penyadaran Hakikat Pencinta Alam YANG SESUNGGUHNY yang tidak hanya bergerak hedon, kekuatan “Pencinta Alam” adalah aset terbesar bangsa ini kalau tidak mereka siapa lagi ? namun Benarkah PENCINTA ALAM ? NO. karena peradigmanya adalah penggiat alam terbuka yang hanya menjadikan alam sebagai objek untuk ditaklukannya. itu faktanya. ibu kita sebentar lagi kehabisan air matanya karena dikuasai oleh Ades dan Coca Cola maka untuk menangispun beliau harus membeli kepada icon globalisasi. PERUSAK ALAM
Email : iden wildensyah Date : Friday, July 18, 2003
ternyata memang
Oleh : iden wildensyah
ternyata memang berbicara PA itu sulit ini contohnya. kalau seperti ini tunggulah kehancuran lingkungan hidup ini. bagaimana kawan Budi Mulyana ?
Email : iden wildensyah Date : Sunday, July 27, 2003
Oleh : Budi Mulyana
Memang sulit…selagi kita tetap terpaku disini. Saya dan rekan-rekan #pendaki di beberapa wilayah Indonesia akan mencoba untuk mengadakan gathering Nasional #pendaki. Ini baru rencana, andai saja nanti rencana ini terealisasikan dgn baik, banyak hal yang ingin kita bahas bersama, tidak hanya seputar ke pecinta-alam-an, tapi juga pelestarian alam-nya juga. Saya banyak mendapat masukan dari rekan-rekan yang aktif bergerak dalam pelestarian alam untuk mencoba menyatukan misi dan visi kita semua. Mungkin dari rekan-rekan ada yg tertarik dan ikut aktif merealisasikan pertemuan ini.
Email : Budi Mulyana Date : Wednesday, July 30, 2003
Oleh : iden wildensyah
terimakasih perhatiannya mas budi sebagai orang yang terus mencoba konsisten dengan gerakan pencinta alam, saya sangat antusias sekali dengan program mas budi. untuk permasalahan pencinta alam saya sudah buat banyak tulisan yang saya rangkum dalam sebuah judul “pencinta alam: dari hedonisme ke enviromentalisme melalui ekosentrime” makalah ini sudah saya sampaikan di pertemuan pencinta alam di Bandung walau terbatas pada bulan juni 2003.banyak hal yang saya coba analisis akar permasalahannya kenapa kita (pencinta alam) harus coba kembali redefinisi. saya tertarik merealisasikan pertemuan yang digagas mas budi
Email : iden wildensyah Date : Wednesday, July 30, 2003
Oleh : Budi Mulyana
Saya sangat senang sekali bila nanti kita bisa bertemu dan bertukar pikiran dalam masalah ini. Sampai saat ini saya terus memantau penunjukkan koordinator tiap wilayah, dimana nantinya setiap koordinator wilayah bergabung membentuk sebuah panitia tingkat nasional yang akan merumuskan waktu, tempat, serta agenda dari kegiatan itu. Rekan dari Surabaya, Sulawesi, Medan, Bandung cukup baik merespon kegiatan tersebut.
Email : Budi Mulyana Date : Thursday, August 07, 2003
Oleh : sagaf
salam lestari!!! bagi gue PA itu mempunyai misi yamg sangat mulia, terutama bagaimana kontrol dia terhadap kelestarian alam demi kemanusiaan.kalau kita melihat realita hari ini bahwa PA tidak mengambil peran sabagai mmana mestinya,sangat banyak kerusakan yang telah terjadi yang sudah tentunya memberikan berbagai konsekuensinya masing-masing.dan organisasi PA hanya sibuk dengan melakukan lomba di sana sini, yang menurut gue itu bukan yang substansi dari PA itu sendiri.thanks SAVE THE EARTH BY OUR HANDS
Email : sagaf Date : Sunday, August 24, 2003
Oleh : sagaf
salam lestari!!! bagi gue PA itu mempunyai misi yamg sangat mulia, terutama bagaimana kontrol dia terhadap kelestarian alam demi kemanusiaan.kalau kita melihat realita hari ini bahwa PA tidak mengambil peran sabagai mmana mestinya,sangat banyak kerusakan yang telah terjadi yang sudah tentunya memberikan berbagai konsekuensinya masing-masing.dan organisasi PA hanya sibuk dengan melakukan lomba di sana sini, yang menurut gue itu bukan yang substansi dari PA itu sendiri.thanks SAVE THE EARTH BY OUR HANDS
Email : sagaf Date : Sunday, August 24, 2003
Oleh : Budi Mulyana
Oleh karena itulah perlunya menyatukan visi dan misi yang akan membawa angin perubahan positif bagi kepecinta-alaman di Indonesia. Untuk itu perlu-nya berkumpul bersama dan membahas masalah ini. Selama ini kita hanya bisa melihat dan memberikan komentar yang kita inginkan.
Email : Budi Mulyana Date : Thursday, August 28, 2003
Oleh : pakar
menurut gue masih banyak pecinta alam yang cuma simbol aja, misalnya masih banyak yang kalau daki gunung pada malas bawa sampahnya ke bawah dan tdk sedikit yang sampahnya di bakar di gunung
Email : pakar Date : Sunday, August 31, 2003
Oleh : raymond
banyak juga berbagai kelompok yang menyalah artikan dengan menggunakan embel-embel “PALA” di belakang nama kelompoknya, tapi banyak meninggalkan grafiti dan coretan-coretan di pohon dan batu hutan (contohnya batu di puncak gede)..dan plang di batang pohon menjelang puncak…menurut gwe mereka hanya sekedar “penikmat alam” yang hanya tau menikmati tapi tidak menjaga….
Email : raymond Date : Sunday, August 31, 2003
waktu kita sebentar !?
Oleh : iden wildensyah
untuk semuanya,pertanyaannya kapan kita bisa ngumpul untuk diskusi tentang semua hal yang membuat kita bertanya pada diri masing-masing ? sebelum adik-adik kita terjerumus lebih dalam dunia yang sama sekali jauh dari maknanya. makasih
Email : iden wildensyah Date : Wednesday, September 03, 2003
Oleh : Budi Mulyana
Saya sudah pernah beberapa kali mengadakan gathering #pendaki untuk jabotabek-bandung, hasilnya lumayan. Selain bisa ketemu muka, juga ada beberapa hal positif yg di dapat. Saat ini saya sedang merencanakan gathering #pendaki nasional (tahun depan) yang mana tidak hanya sekedat kimpul tapi mencoba untuk mempersatukan misi dan visi. Hanya saja semua ini perlu dukungan dari rekan-rekan yang lain. Saya sudah membicarakannya dan ketemu dgn beberapa rekan #pendaki dari surabaya yg aktif di LSM linkungan maupun freeland, dan mereka support utk itu.
Email : Budi Mulyana Date : Tuesday, September 09, 2003
Oleh : Dyah”Oi !”
Mari kita instrospeksi diri kita masing”Apa Benar Pencinta alam Hanya sebagai Simbol saja memang ada benarnya…
Email : Dyah”Oi !” Date : Sunday, September 14, 2003
Oleh : vent104 KPLH VENTURA Sukabumi
hasil analisa dampak kegiatan wisata alam di kabupaten sukabumi menunjukan bahwa telah terjadi perubahan lingkungan kawasan baik fisik maupun biologis yang sebagian besar disebabkan oleh kegiatan alam bebas yang banyak dilakukan oleh pecinta alam. jadi mana bukti nyata kepedulian “pecinta alam” terhadap alam?
Email : vent104 KPLH VENTURA Sukabumi Date : Saturday, September 27, 2003
Oleh : Budi Mulyana
Mungkin cara yang lumayan efektif utk menjaga kelestarian ini adalah, memberikan contoh yang positif kepada adik-adik kita generasi penerus, bagaimana mencintai dan menjaga kelestarian alam ini. Sebelumnya harus dimulai dari diri kita sendiri dalam kehidupan sehari ini. Contoh yang baik adalah prilaku kita sehari-hari terhadap lingkungan ini.
Email : Budi Mulyana Date : Thursday, October 02, 2003
Oleh : jaguar
gue dan HMPA amazon corps FPIK-IPB pernah ngadain penelitian di ranu kumbolo tentang plankton dan kualitas air di lapangan dan dianalisa di laboratorium. hasilnya danau yang indah itu ternyata menyimpan banyak sekali bakteri E coli.hal ini disebabkan prilaku para “PA” nggak sehat/jorok. hal yang sama juga terjadi di seluruh aliran air sepanjang jalur cibodas (TNGP)dengan fakta sebagai berikut : telaga biru = tercemar sedang, cibereum = tercemar sedang, air panas = tercemar berat, kandang badak = tercemar sangat berat, alun2 surken = sangat berat,puncak pangrango = tercemar ringan.dari fakta-fakta tersebut gue setuju kita harus ngambil tindakan keras, radikal, dan agresif, dengan kata lain gebukin aja orang-orang yang kaya gitu. gimana setuju nggak ???
Email : jaguar Date : Sunday, October 26, 2003
Oleh : Budi Mulyana
Sekarang bukan jaman-nya lagi menggunakan kekerasan, tak akan menyelesaikan masalah bahkan akan menimbulkan masalah lain yg lebih komplek.
Email : Budi Mulyana Date : Monday, October 27, 2003
Oleh : jhobet
Ente semua bener, tapi gue gak setuju kalo di samain semuanya, bukannya sombong/sok. kepedulian kita terhadap masyarakat itu tergantung oleh pengurus KPA nya itu sendiri, Dimana mereka harus sigap dlm melihat sesuatu seperti kebakaran, kebanjiran, dll. Dan mampu mengambil satu keputusan untuk membantunya. Gw pernah beberapa kali ngadain bak-sos kebakaran i daerah Tn. Abang, Baduy, kawasan Gn Bunder. itu gw pikir adalah rasa pengabdian kami terhadap masyarakat yang kena musibah. Jadi menurut gw coba lakukan apa yang bisa kita lakukan untuk pengabdian ini. RANUPAL
Email : jhobet Date : Friday, November 07, 2003
Oleh : ramadhan prahara
adajuga yang jadi anak PA hanya untuk bergaya, atau menjadi PA{Perusak Alam}, jika tiba dipuncak kerjanya merusak (Mencoret batu/melukai pohon) Mendingan jangan jadi anak PA deh… Ingat tanggungjawabnya
Email : ramadhan prahara Date : Friday, November 14, 2003
Oleh : Budi Mulyana
Apa yg pernah dikemukakan sebelumnya, bahwa arti Pecinta Alam itu sudah bergeser dari makna sebenarnya. Mari kita satukan misi dan visi yang positif yang akan berdampak positif pula bagi Pecinta Alam.
Email : Budi Mulyana Date : Thursday, December 04, 2003
Oleh : lia lau
sebagai manusia sudah sepantasnya kita peduli akan lingkungan ya..mungkin ga muluk-muluk langkah awalnya cobalah dimulai dari diri sendiri dulu,keluarga,teman,masyarakat baru ditingkat negara dengan begitu kita dapat menjaga lingkungan sampai keanak cucu kita.
Email : lia lau Date : Sunday, December 07, 2003
Oleh : iden wildensyah
Salam persahabatan !!!ada pergeseran nilai dan makna dalam nama pencinta alam ini memang berdasar, waktu ORBA PA diarahkan untuk tidak mengikuti arah gerak greenpeace atau the german green (lihat pola-pola gerakan lingkungan,george junus aditjondro,pustaka pelajar;2002) tapi masih ada kesempatan untuk PA kembali pada rel yang semestinya, jadikan PA sebagai aktualisasi diri bukan sebagai simbol, kapan2 kita bertemu dan coba buka wacana agar tidak terlalu jauh berada dalam jalur yang salah (versi Aku)terima kasih mas budi !!
Email : iden wildensyah Date : Sunday, February 22, 2004
Oleh : Budi Mulyana
Bang Admin…kapan nech kita bisa kumpul. Kayaknya mungkin akan lebih seru bila kita bisa diskusi face to face. Dari situ mungkin akan ada hal nyata yg bisa kita realisasikan. Sepertinya hrs ada yg memulainya.
Email : Budi Mulyana Date : Saturday, March 06, 2004
Oleh : jaguar
pade bise ngomong doang ! tindakan nyata dong !
Email : jaguar Date : Sunday, April 18, 2004
Oleh : Budi Mulyana
Bukankah segala sesuatu itu hrs didiskusikan dulu (diomongin) sehingga terkonsep apa yang akan kita kerjakan dan insya Allah akan menghasilakn sesuatu yg bergunua / positif. ![]()
Email : Budi Mulyana Date : Tuesday, May 04, 2004
Oleh : jatim
Pada dasarnya PA adalah hanya sekumpulan kata yang berfungsi sebagai judul buku. Ngenai isi+kandungannya itu tergantung dari penulisnya bisa menipu dan bisa juga jujur. PA ato PALA itu hanya sekedar formalitas, bisa digunakan sebagai perusak alam formal or penikmat alam formal or pecinta or pe pe ..yang lain. Jadi untuk peduli ama BUMI kita nggak harus ikut PA or PALA tapi kita bisa bergerak sendiri or kelompok meskipun tanpa bendera kesombongan yang namanya PA itu. HIDUP “GREEN EARTH”
Email : jatim Date : Thursday, May 13, 2004
Oleh : benny
PA simbol yang sangat berarti bagi yang telah mengerti dan paham akan sebuah nama dan berat rasanya membawa nama PA yang seharusnya mempunyai kepekaan dan jiwa sosial yang tinggi. Lestarikan alam jangan hanya nama dibesar – besarkan. buktikan pengabdianmu pada tanah ibu pertiwi wahai para penyandang nama PA. IRCA
Email : benny Date : Monday, May 17, 2004
Oleh : cipluqan
PA, itu singkatan dari apa sich Pecinta Alam atau Perusak Alam. Dari pengamatan saya banyak kelompok-kelompok yang mengaku dirinya sebagai Pecinta Alam, tapi tindakan mereka di alam sendiri sering membuat kerusakan dan kehancuran, misalnya di dalam hutan conservasi banyak sekali sampah-sampah yang tidak bisa di daur ulang oleh alam sendiri (Masak monyet ke supermarket untuk beli mie instant. Sekaranglah waktunya tunjukkan pada mereka yang berpikiran negatif pada organisasi Pecinta Alam kalo anda-anda ini benar-benar menjaga kelestarian alam khususnya alam indonesia tercinta, ingat indonesia di mata dunia adalah paru-parunya dunia.
Email : cipluqan Date : Friday, August 27, 2004
Oleh : faisal (katak)
PA. itu singkatan dari pecinta alam bukan pemorkosa alam. PA sejati adalah dimana ia bisa menyatukan dirinya dengan alam, membaurkan diri dengan alam, melestarikan, menjaga dan mempergunakan alam itu sebagai tempat dimana manusia hidup, akan tetapi bukan bertujuan untuk merusak. Yang saya sesalkan sekarang adalah, mengapa polisi kehutanan hanya menjaga dimana tempat mobil yang mengangkut kayu akan lewat. Mereka sadar / tidak bahwa mobil ini mengangkut kayu yang habis ditebang. Mengapa POLHUT tidak mencegah didalam sana (menjaga dalam hutan) untuk supaya bagaimana kayu tidak ditebang. Seperti yang saya sudah ungkapkan pada halaman minggu lalu bahwa PA itu bukan menaklukan organisasi lain dalam arti hanya untuk ngeceng aja. Akan tetapi PA itu adalah bagaimana cara kita (sadar) akan keberadaan alam. PA tidak hanya memperkenalkan / mengenal alam itu sendiri, aka tetapi juga meminta kita agar bagaimana alam ini tidak dirusak (dilestarikan).
Email : faisal (katak) Date : Friday, October 08, 2004
Oleh : Budi Mulyana
Saya setuju sekali dgn pendapat diatas. Memang seharusnya PA yg menjadi ujung tombak pelestarian alam, bukan justru sebaliknya. Berikan porsi yang lebih dlm pendidikan konservasi yang selama ini justru terabaikan. Dan sebanranya tugas kita juga untuk setiap individu mencoba memulai mencintai alam ini. Jadikan diri kita contoh yang baik utk generasi selanjutnya.
Email : Budi Mulyana Date : Thursday, November 25, 2004
Oleh : shegoeng
yaa..simbol atau tidak tergantung pada diri kita, apa misi dan misi selama masuk di PA itu sendiri, kalau hanya sekedar ingin sombong sok jago sich percumah aja. kalau anda-anda sebagai PA mencintai alam cobalah mengenal, memperhatikan, menjaga dan melestarikan alam ini ini.saya harap dengan alam kita yang sudah mulai rusak berikanlah pendidikan konservasi sejak dini pada teman-teman yang belum mengerti konservasi.
Email : shegoeng Date : Tuesday, January 25, 2005
Oleh : button
Salam Rimba!PA……seharusnya memang tempatnya anak2 pecinta alam.tp saat ini……memang ga smua PA seperti itu,tp kita smua hrs memberi pelajaran kpd mereka yang merusak alam ini tentang pentingnya alam ini bagi kita.dan itu hrs d mulai dr diri kita sendiri.akhlak manusia d tempat ini memang sangat dibutuhkan agar mereka benar mencintai alam ini………
Email : button Date : Wednesday, February 16, 2005
Oleh : meksbrew
Pecinta Alam bukan hanya simbol. tapi gua setuju akhir-akhir ini kita emang cuma terisolasi pada kegiatan individualis seperti climbing, rafting etc. tapi gua yakin itu cuma loyalitas sementara kita. tapi gua yakin karena yang akan datang kita menjadi lain.pengabdian masyarakat adalah inti dari pendidikan yang selama ini kita lakukan.teruslah berlatih berjuang menempa diri raih puncak yang tinggi.
Email : meksbrew Date : Wednesday, March 23, 2005
Oleh : che
emang benar!! kebanyakan orang yang ngakunya pencinta alam tetapi perilaku dan perbuatanya hanya sebatas penikmat alam dan yang lebih parah lagi perusak alam.!!!! mari kita tanya pada hati nurani kita masing-masing apakah kita termasuk pecinta atau penikmat alam semata……..munkin juga perusak baik secara langsung maupun tak langsung…..!!! salam lestari…. dari anak “SCAMP-OENG !!!” palembang..
Email : che Date : Saturday, July 02, 2005
Oleh : oq hadian
PA mendingan disebut penikmat alam aja, soalnya kalo disebut pecinta alam beban moralnya berat. jujur aja sebagian besar kegiatan opa (organisasi pecinta alam) adalah kegiatan yang berlokasi di alam terbuka, kayak naek gunung, manjat, arung jeram, caving, dll. jarang bikin kegiatan yang berhubungan dengan kelestarian alam n bukan berarti ga ada loo, tapi intensitasnya pasti lebih sedikit dibanding dengan kegiatan2 yang saya sebut di atas. salam http://www.bikindollar.com
Email : oq hadian Date : Friday, July 22, 2005
Oleh : che
menurut pendapat saya pribadi sekitar 70% pencinta alam di indonesia itu hanya simbol saja sebab kebanyakan orang yang masuk kedunia pencinta alam itu hanya ingin “gelar”nya saja.!!!mari kita tanya kepada dirikita sendiri apakah kita sudah benar-benar menjadi pencinta alam atau penikmat alam.!!! gua sangat setuju sekali dengan pendapat “oq hadian”=PA mending di sebut penikmat alam saja..
Email : che Date : Tuesday, August 30, 2005
Oleh : iwan
wah sorry man pengin nimbrung!! sekarang nih klo mo ngasih komentar klup pa tuh cmn buat keren2an doank!! loh kok gitu??wonk anak pa skrng arti dr pecinta alam aja gak tau!!! lho msh bnyk dr kita ketika mendaki gunung sampahnya di biarin klo gak di bakar (yg namanya membakar sampah itu kategori merusak lingkungan itu!!!klo berani bawa makanan di atas gunung ya hrs bawa sampah nya balik donk!! klo mo ksh bocoran sebenarnya alam kita tuh indah asal di jaga lingkungannya (krn aku sendiri juga pernah ikutan traving,mendaki gunung ,ama msk gua di jepang )=> maaf gua bermasuk sombong lho)tp demi kita supaya sdr lingkungan mrk klo mo beraktivitas alam bebas bekas makanan (sampah )mereka bawa balik sampai plng lagian khan tas mereka khan dah berkurang .juga mereka rutin melakukan kegiatan inspeksi gunung (membersihkan gunung “dgn tdk membakar sampah”) makanya itu pecinta alam di kita cmn buat simbol keren2an doank (klo gak percaya lu klian bs hub aku kpn saja buat bhn perbandingan) no telp gua 031-5667392 (ayo kwn kita maju klian klo ngaku pecinta alam or lingkungan kalian bisa hub gua) ok
Email : iwan Date : Sunday, September 04, 2005
Oleh : uccank
assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Salam Rimba …. kalo menurut saya sih… mungkin ada sebahagian PA yang tidak peduli dengan alam tapi itukan hanya sebagian ….. dan tidak semuanya …. yang jadi masalah sekarang ialah terkadang hanya beberapa PA yang tidak peduli dengan bencana alam dan hanya mementingkan kegiatan internalnya saja tapi semua PA yang kena Dampaknya …. nah sekarang mari kita memulai hidup baru dengan membangun bersama sama nama PA dengan baik dan selalu ikut membantu orang yang dikena bencana …. Gimana aku kasih sedikit kata kata neh .. hehehe Kalo Buka Kita Siapa lagi ? dan Kalo Bukan Sekarang Kapan Lagi ? wassalamu alaikum warahamtullahi wabarakatuh ![]()
Email : uccank Date : Friday, September 09, 2005

Hai, Salam Kenal. Sekedar membagi Informasi tentang
penyewaan tenda dan alat-alat camping , pembuatan dan penjualan tenda,
Berkemah, Camping, kemping, Even, Wisata Alam, Mabim, Outbound Training, Tenda Dome, Tenda Sarnafil atau Tenda Kerucut;; silakan hubungi kami di http://www.tendaku.net
thx..